Selamat datang diblog Asqo Info postingan yang pertama ini kami akan menyuguhkan referensi liburan bagi anda yaitu Pulau Biawak Indramayu.
Pulau
Biawak atau Kepulauan Biawak Indramayu ini masuk kedalam
wilayah administratif di Desa Pabean Ilir Kecamatan Indramayu dan Kabupaten
Indramayu. Pulau Biawak ini memiliki luas sekitar 120 hektar dan selain Pulau
Biawak sendiri, karena merupakan wilayah kepulauan tentunya ada beberapa pulau
lagi yaitu Pulau Candikian dan Pulau Gosong. Tetapi yang sangat terkenal karena
keindahan dan satwa liarnya hanya Pulau Biawak lah yang terkenal.
Rute Perjalanan
Bagaimana rute
perjalanan atau alamat yang bisa ditempuh untuk mencapai Destinasi
Wisata Pulau Biawak Indramayu ini ? Jarak paling mudah dan dekat rute
perjalanan ke Pulau Biawak bisa dari Pelabuhan Karangsong Indramayu menggunakan
perahu motor. Jarak dari Karangsong ke Pulau Biawak biasanya dapat ditempuh
sekitar 3 - 4 jam. Jangan lupa setelah anda sampai di Pulau Biawak untuk segera
menyambangi petugas yang menjaga Pulau
Biawak ini.
keunggulan Wisata Pulau Biawak ini yaitu
anda bisa menikmati indahnya panorama bahari laut atau lebih tepatnya anda bisa
menyelam dan snorkling untuk melihat keindahan taman bawah laut serta
beberapa ikan hias lucu dan keindahan terumbu karang yang masih perawan dan
belum terjamah manusia.
Selain itu, keindahan yang paling utama adalah melihat satwa liar peninggalan jaman purba yang masih hidup yaitu Biawak. Biawak ini menjadi ciri khas Pulau Biawak, yang sebenarnya sih nama asli Pulau Biawak adalah Pulau Rakit. Namun oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu nama Pulau ini diubah menjadi Pulau Biawak.
Biawak dalam bahasa Latin dikenal dengan nama Varanus salvator.
Biawak yang terdapat di Indramayu ini sangat unik. Apa keunikannya ?
karena Biawak ini mampu untuk hidup di lingkungan air asin, Biawak dari Pulau
Biawak ini mempunyai panjang antara 20 cm sampai 1.5 meter. Mereka hidup dan
mencari makan disekitar tepi pantai. Pulau Biawak ini memiliki mercusuar dengan
tinggi sekitar 65 meter yang dibangun pada masa kolonial Belanda dan didirikan
oleh Z M Willem sekitar tahun 1872.
Selain keindahan satwa dan alamnya, bagi anda yang
rajin mengunjungi makam-makam para Wali atau syekh dalam wisata religi. Anda
juga bisa menjumpai makam seorang Ulama dari Cirebon yaitu Makam Syekh
Syarif Hasan. Beliau merupakan ulama penyebar Agama Islam yang konon dulunya
sering bertapa di Pulau ini. Selain Makam Syekh Syarif Hasan ada juga beberapa
makam Belanda yang tidak dikenali sampai saat ini asal usul siapa makam
tersebut.
Semoga saja kedepannya Pemerintah Kabupaten
Indramayu bisa serius untuk menjadikan pulau ini sebagai destinasi wisata andalan Kota Mangga Indramayu. Dan jangan lupa selain kita menikmati pemandangannya kita juga harus merawatnya dengan cara menjaga apa yang ada di Pulau ini, baik kebersihan, kelestarian alam dan hewan yang ada di sekitarnya. Terima kasih

0 Response to "Wisata Biawak Indramayu"
Posting Komentar